Sunday, August 31, 2014

Keperjakaanku Habis Oleh Bapaku ( Gay Story )

Aku jalani kehidupan ku ini seperti anak SMA pada umunya, sibuk karena
persiapan untuk ujian akhir, hampir setiap malam aku belajar setelah
selesai makam malam bersama keluargaku di rumah. Deni namaku, selain
belajar dan sekolah aku pun sempat membuat usaha kecil - kecilan untuk
membantu orang tuaku membayar uang sekolah, walau tidak lama aku
menjalaninya. Ya benar bapaku sudah tidak bekerja semenjak masa PHK tahun
lalu, dalam keadaan sulit itu bapak tidak pernah mengeluh dan tetap
bersuaha memberi yang terbaik untuk kami sekeluarga.

Walau bapak hanya lulusan SMA tapi cita-cita dan keinginanya untuk
menguliahkan ku sangatlah besar, semua bapak usahakan demi kelanjutanku di
jenjang sekolah, akupun tau kerja keras bapak selama ini kepada diriku,
dengan memberikan hasil yang memuaskan setiap pembagian rapot dan bersikap
baik di sekolah serta di rumah, itu semua aku lakukan untuk membuat hati
bapak senang dan bangga memiliki buah hatinya yang diharpkan bisa menjadi
suskse kedepanya, tak berbeda dengan ibuku, beliau sangat berjasa dalam
hidupku.

Ayahku berumur 48 tahun sementara ibuku berumur 45 tahun, mereka menikah
tua entah karena apa atau alasan tertentu, akupun tidak pernah meilhat
adik atau kakaku sampai aku menulis cerita ini. Benar aku anak satu-
satunya dari pernikahan mereka walau semenjak kecil sampai sekarang aku di
manjakan, aku berusaha tetap tidak menjadikan itu sebagai alasan utuk
mendapatkan apapun dari kedua orang tuaku. Semenjak aku di bangku sekolah
dasar, diriku merasa ada yang berbeda, ketertarikan ku tidak hanya kepada
lawan jenis, tetapi sesama jenis pun sempat ada dan aku rasakan. Berawal
dari aku menyukai sampai ada perasaan aku menyayanginya, aku membantah
diriku bahwa diriku menyukai sesama jenis, tapi betapa kuatnya rasa birahi
ini terutama melihat pria dewasa atau umuran tua yang aku lihat disekitar
tidak dapat aku pungkiri.

Walau aku tetap menjaga dan merahasikan ini dari semua, napsu ini kadang
tidak bisa di bendung, nyatanya saat bapaku sedang berada dekat di sisiku,
karena bapa sering menggunakan celana pendek, tidak jarang aku suka
mencuri curi pandang untuk melihat kontolnya dan buah zakar yang menjendol
dan menjiblak di celana bapaku. Jujur badan bapaku gempal seperti badan
pria tua lainya sehat dan sedikit berlemak, bulu bulu tipis di tangan kaki
dan dadanya sempat membuatku sangat penasaran dan birahi, tidak hanya itu
saat ada kesempatan bapakku mengangkat kedua tanganya napsukupun langsung
naik ketika melihat jelas ketiak bapa yang berbulu hitam itu, tidak hanya
pernah tapi sering aku membayangkan aku dapat bersama bapaku untuk saling
menikmati tubuh kita di dalam kamar berdua.

Mencoba untuk mengintip bapa di kamar mandi dan berpura-pura mengambil
barang di kamar bapa saat bapa mengganti pakaian adalah saat dimana
kesemptan baik untuk ku, memang aku aga nekad untuk melakukan seusatu,
walau aku tetap menjaga situasi dan melihat kondisi, kejadian itu sangat
membuat diriku puas, tapi perasaan ini terus menggebu-gebu, memaksa untuk
melakukan yang lebih sampai aku bisa merasakan dan mendapatkan apa yang
aku mau, kontol hitam milik bapaku ini sangatlah istimewah bagiku, dengan
bulu kemaluan yang tipis berwarna hitam pekat serta buah zakar yang besar
dalam keadaan lemaspun aku melihat begitu besarnya dan kuatnya batang
kontol milik bapaku ini, entah kapan aku dapat melihat kontol bapaku dalam
keadaan tegang dan dapat kunikmati.

Sampai suatu hari, ibuku kembali ke kampung karena nenek / ibu dari ibuku
sedang jatuh sakit, semnetara aku sibuk dengan sekolahku dan bapa menjaga
rumah, akhinya ibu pergi sendiri dan berencana untuk tinggal beberapa hari
di sana. Entah dari mana pikiran ku saat itu, saat pulang kerumah dari
sekolah, siang itu aku segera masuk ke kamar dan berganti pakaian, berniat
untuk pergi kedapur, aku melihat bapa sedang santai membaca koran di ruang
tamu, akupun segera menghampiri dan menawarkan pijat kepadanya. Hujanpun
mulai turun dari mendung tadi saat aku masih di sekolah. Tanpa menolaknya
bapaku menerima ajakan itu, karena aku sering memijat bapa ketika ada
waktu luang.

Saat bapaku rebahan dan aku siap untuk memijit, napsu birahi ku seakan
memuncak dan memberikan ide-ide gila untuk aku lakukan, seperti biasa aku
pijat dari kedua kakinya dengan mengoleskan minyak, akupun tidak kuasa
untuk menikmati setiap bagian-bagian tubuh bapaku sendiri, urat-urat
dikaki dan pahanya sangat aku nikmati, dalam keadaan kontolku tegang dan
napsu birahi ini terus naik, aku sarankan bapa untuk membuka bajunya dan
celenanya sampai dia hanya menggunakan kolor berawarna putih, bapaku
melakukan itu semua mungkin karena tidak ada persaan atau pikiran negatif
kepadaku, sementara aku sedang berusaha untuk bagaimana membuat bapaku
bisa aku nikmati seutuhnya.

Terbawa oleh permbicaraan santai kita berdua, bapakupun sangat menikmati
pijatan dari tanganku ini, dia tidak merasa canggung atau risi dari awalku
memijat kaki paha dan pantatnya, betapa puasnya aku saat dimana aku terus
menerus memijat dan menikmati badan bapaku sendiri, dalam selingan
selingan pijat itu aku sempatkan untuk memaikan jari di sela sela pantat
dan pahanya, sungguh bagus sekali badan badapku ini di pikiranku,
sampailah akhirnya aku memijat tanganya, kepalan tangan yang kuat dan otot
yang sedikit berlemak semakin membuat diriku tidak karuan, apalagi saat
dimana aku bisa memijat ketiak dan menyentuh bulu bulunya, aroma yang
keluar dari ketiaknya sungguh benar benar jantan dan membuat diriku ingin
menjilati dengan lidah ku yang sudah tidak kuat menahan lagi, sayang
sekali jika aku menyelesaikan sampai disini pijatanku.

Inilah puncak dari apa yang aku inginkan kepada bapaku, karena situasi
sangat mendukung dan hujan belum reda, aku pun segera memijat bagian dada
dari bapaku, tanpa ada reaksi apapun aku terus memijat dari dada perut
sambil sesekali aku memaikan jariku kembali di puting bapaku, tidak hanya
satu, dua puting bapaku secara bersamaan aku mainkan dengan jariku ini,
aku menikmati setiap puteran-puteran kedua jariku ini, dari keadaan puting
masuk kedalam hingga keadaan puting bapaku sekarang yang telah terbangun
dan keluar, sungguh puas diriku bisa melakukan ini lagi kepada bapaku, aku
lihat bagian perut dan pusarnya, semakin membuat birahiku menjadi sangat
besar. Bulu tipis yang menuju ke dalam kontolnya sangat ingin sekali aku
jilani dengan lidahku ini.



Dengan hati yang berdebar dan napsu ini sudah sangat besar, akhinya aku
memberanikan diri untuk memijat dan mengelus bulu itu, takut akan keadaan
berubah, akupun segera menghentikan dan melepaskan itu semua dari
tanganku, tapi apa yang aku lihat sangatlah berbeda, reaksi seakan bapaku
tidak melarang membuatku semakin berani untuk menyentuh batang kontolnya
dengan perlahan, aku elus dan mainkan kontol itu dari luar celana dalamnya
tetap bapa tidak memberikan reaksi yang membuat aku untuk menghentikan
perbuatanku itu, hingga akhirnya aku masukan jari tanganku semua dan
memegang penuh batang dan kepala kontol milik bapaku. Seakan mendapatkan
ijin, lalu kubuka semua celana dalam bapaku, ternyata benar kontol yang
aku impikan selama ini bisa aku nikmati jelas dengan mataku tanpa ada
halangan apapun, kulihat bapa hanya terseyum tipis di bibirnya, akupun
segera melahap semua kontol dan batangnya kedalam mulutku, aku hisap dan
aku jilat tanpa ada satu bagianpun yang terleawatkan.

Segera aku membuka semua pakaianku hingga kami berdua telanjang di kamar
itu, bapakupun segera memeluk ku dan mencim mulutku yang sudah basah oleh
liur bekas menghisap batang miliknya, kamipun saling memaikan dada dan
puting secara bergantian, kontolku yang sudah tegangpun segela di kocok
oleh bapaku, aku meminta untuk melakukan saling oral kepada bapaku, tanpa
membuat waktu posisi 69 pun kami lakukan, aku hisap habis kontol bapaku
ini, dengan ku gerakan kepala maju dan mundur akupun memeluk erat kedua
kakinya, sama dengan apa yang aku lakukan, bapakupun melakukan hal yang
sama kepada kontolku, dari bau has kontol dan bulu bulu di sekitarnya aku
sangat menikmati dan terus aku laukan. sedikit kurasakan bahwa ada cairan
yang keluar dari kontol bapaku, walau sedikit menjijikan tapi itu habis
aku telan sambil terus menggerakan kepala ku maju dan mundur. Aku merasa
penantianku selam ini akhinya bisa terbayar oleh apa yang sedang aku
lakukan sekarang, benar rasa kontol orang dewasa dan hisapanya sangat lah
membuat aku tidak berdaya. Lidah liar bapaku seakan terus menjilati batang
dan buah zakarku sambil sesekali memasukan jarinya ke dalam lubang
pantatku, tidak ada pikiran apapun saat itu hanya menikmati dan saling
dinikmati saja yang ada. Hanya sebagian dari batang bapaku yang aku bisa
telan dan masuk ke dalam mulutku ini, sementara milikku semuanya bisa
dilahap oleh bapaku, takhanya itu, bapakupun menjilati kedua buah zakarku
dan menuju ke lubang patatku yang sudah kembang kempis dari tadi.

Aku tau walaupun bapaku seperti ini, beliau tetap pria yang menykai
lubang, hingga akhinya aku mengerti dan berinisiatip untuk memanjakan
kontolnya dengan memberikan lubang pantat perawanku kepada bapaku, jujur
saja samapai saat ini, hanya bapaku lah yang pernah menikmati tubuhku
seutuhnya, segera aku mengambil lotion di meja rias ibuku, akupun langsung
mengolesi semua bantang kontol bapaku yang sudah sangat tegang dan merah
yang sebelunya aku terus isap sampai masuk kedalam kerongkonganku. Bersiap
bapa untuk menyodomiku, akupun dengan sangat takut dan napsu memberikan
pantat itu kepadanyam, perlahan sakit yang sangat sekali aku rasakan,
tetapi bapa sangatlah lihai sepertinya, hingga tidak lama aku merasakan
bahwa kontol bapaku sudah masuk sepenuhnya kedalam duburku ini.

Benar-benar pertama kali aku melakuakan ini semua, berpikir sejenak apa
inikah rasanya menjadi bot/anal saat kita melakuakan hubungan sesama jenis
(PRIA), tapi apa mau dikata, bapaku sudah memaju mundukan badanya sambil
terus menggesekan kontolnya yang kuat dan besar itu di dalam lubang
duburku. Betapa perih dan sakitnya aku tetap tahan demi memuaskan diriku
dan kontol bapaku, karena tau akan anaknya kesakitan bapaku segera
memelukku dan menciumi bibirku untuk membuat aku tetap menikmati
permainanya.Ternyata benar, aku sangat menikmati dan sangat sangat puas
dibuat oleh bapaku sendiri, selepas bapaku mencium leher dan menjilati
putingku, diapun segera mengocok kontolku dengan tanganya, sementara
tangan satunya di berikan kedalam mulutku yang terus dari tadi mendesah
keenakan, sepeti memberi isyarat bahwa tak lama lagi pejunya akan keluar,
aku pun segera merentangkan kaki dan membuat peju di dalam kontolku siap
untuk keluar.

Akhirnya dengan perlahan bapaku menarik kontolnya dari lubang duburku,
walau aku masih merasa ingin di gesek oleh kontol bapaku, dengan keadaan
keringat dingin dan saling penuh napsu birahi akupun segera menahan
pantatnya dengan kedua tanganku, aku meminta beliau untuk mengeluarkan
pejunya semuanya di dalam lubang pantatku, segera bapaku merunduk dan
memelukku erat, saat lidah dan mulutku habis di hisap oleh bapaku, aku
rasakan ada yang mengalir deras di dalam lubang pantatku ini, rasanya
begitu luar biasa, seiring dengan desahan keras yang keluar dari mulut
bapaku, aku pun segera memeluk erat kembali badanya yang basah karena
kerikat kita berdua.



Dengan napas yang terpatah-patah, bapaku tetap memeluk dan menciumi
tanganku, masih dalam keadaan kontol di dalam duburku, bapakupun segera
mengocok kontolku untuk mengeluarkan peju nya di perutku, tak lama dari
itu, sama seperti apa yang baru bapaku lakukan, akhinya pejuku keluar dan
muncrat membasahi semua perut dan dadaku, aku rasakan betapa nikmatnya
saat itu, kontolku yang tegang dan basah itu masih tetap di kocok oleh
tangan bapaku, tidak kuasa aku karena masih menikmati keadaan ini, akhinya
bapaku menarik semua kontolnya dari duburku, seiring kita dalam keadaan
berpelukan dan saling memainkan lidah satu sama lain.

Kejadian ini hampir aku lakukan sampai dimana ibuku kembali kerumah dan
melakukan aktifitas seperti biasa, walau bapaku tidak pernah meminta dan
menwarkan akan hal itu, aku pun sendiri tetap menjaga napsu birahiku yang
kadang keluar dengan sendirinya, semua itu aku dasari karena aku malu dan
takut akan ibuku mengetahui apa yang terjadi saat minggu lalu.

Akhinya akupun bisa menjadi orang yang dapat membalas semua jasa dari
kedua orang tuaku, tidak hanya dengan perilaku, semua hasil keringatku
bekerja aku berikan kepada orang tuaku untuk kehidupan sehari-hari di
rumah, Aku sendiri berpisah rumah karena kerjaan yang membawaku sampai
kelain kota, walau napsu terus ingin melakuakn hubungan, tapi tetap
tekadku bulat bahwa aku tidak akan memberikan dan memberanikan melalukan
selain dengan bapaku sendiri, walaupun aku sadar ini semua merupakan
larangan dalam kehidupan, tapi ... sudahlah semoga apa yang aku alami ini
semua hanya diriku yang menjalani dan merupan cerita dari bagian hidupku.

--
Using Opera's mail client: http://www.opera.com/mail/

Friday, April 18, 2014

Adly fairuz,Rezky aditya dan Teuku wisnu Kontol

Jeritan dari mulut Adly fairuz,Rezky aditya dan Teuku wisnu karena sudah 1
minggu di sekap di sebuah tempat yang tak berpenghuni jauh dari kota.
mereka di siksa.kaki dan tangan MEREKA di ikat diawali dengan rezki
aditya aku dan teman teman ku memegang dan mengikat kaki dan tangan nya
degan rantai dan kami merobek baju nya, rezky menjerit percuma tak ada yg
mendengar nya dan ikatan nya cukup keras ,tubuh nya yaitu dada dan pentil
kami jilat dan dia meronta2 teman ku yang bernama ryo langsung meremas
kontol nya dia berteriak kesakitan tanpa basa basi aku pun membuka celana
jeans nya dia meronta2 dan akhir nya dia hanya bisa pasrah karena tidak
bisa lepas ,kini dia hanya memakai celana dalam putih kontol nya masih
tebungkus aku pun merobek celana dalam nya dan mengeluarkan alat kelamin
nya yg besar,berjembut lebat dan bersunat"apaapaan ini jgn siksa aku lepas
kan aku .....mau apa kalian (teriak rezky).'sementara agung langsung
mengocok kontol rezky"...ahhhh.ahhhh ahhhh ....!! dan akhir nya batang nya
rezky mengeluarkan lahar nya sangat banyak, namun dia mengocok tanpa henti
rezky pun ngaceng beratt batang nya rezki pun sudah sangat sensitip
membuat rezky menjerit jerit"tolong berhentiii!!! ..AARRGH!!
..CRottt..crott sperma nya muncrat mebanjiri lantai (rezky aditya memohon
mereka berhenti menyiksa kontol nya ).
rupanya dia tak berhenti.dan terus mengocok dengan cepatt'dan aku
mengatakan kepada nya".lu harus keluar sekali lagi baru kami berhenti
hahahahah!" setelah itu kontol nya kembali mengeluarkan
.laharnya"..AARRGH,AARGG TOLONG LEPAS KAN AKU,AMPUN APA SALAHKU 'jawab
rezky .. setengah jam kemudian kami pun berhenti dan dia tergolek
lemas"kalau kau macam macam kami tak segan segan kebiri kontol kau,dan
kami pun telah merekam sehingga tak segan2 kami akan meyebar nya jika kau
melawan hahahah"dia pun pasrah,setelah itu kami meletak kan alat berupa
tabung dan ada selang nya yg dapat mengocok kontol secara otomatis.kontol
nya di kocok oleh alat itu dan menampung sperma nya dia tak bisa berbuat
apa apa,sementara Adly fairuz ketakutan dan kami pun menelanjangi nya dan
mengocok kontol nya juga bahkan lebih parah lagi dia menjerittt
jeritttt"lepas kan akuuuu,tolonggg!!' kontol adly fairuz sudah banyak
mengeluarkan lahar nya sangat banyak setelah itu dia pingsan tak sadarkan
diri'sementra teuku wisnu masih mengenakan pakaian dia sangat ketakutan
dan kami langsung memegang kaki tangan nya kami belum menelanjanginya dan
aku menekan nekan kontol nya yg masih terbungkus cd dan celana jeans nya
dgn telapak kaki dia menjerit kesakitan 'AMPUNN TOLONG HENTIKANN
AHRG,AHRG!! aku menekan2 hingga dia lemas dan perut nya terasa
mules'ampunnnn jgn siksa alat kelamin ku!" tanpa basa basi kami mebuka
celana dan cd nya kontol nya yang besar keluar dari sangkar nya dan
langsung di eksekusi sama seperti rezki dan adly hingga mengeluarkan lahar
nya khusus wisnu kami akan menyodomi nya dia ketakutan. dan kami langsung
membalik kan badan nya dan menyodok kan kontol kami secara bergiliran di
lobang pantat nya dia sangat kesakitann"ampunnn...AARRGH .AARRGH...
UUUUHHH.UUUHHHH!! dan setelah itu dia tak sadar kan diri....selang yg
menutupi kontol rezky pun kami lepas tampak kontol nya sudah memerah dan
dia sangat lemas sekali. sekarang giliran kontol adly yang di masukan ke
alat itu dia tampa pasrah alat itu menekan kepala kontol nya hingga terasa
sakit sekali sesekali ia mengerang nyaa..AARRGH..AARRGH!! sementara teuku
wisnu kami ikat dia dengan bertelentang seperti huruf X kontol nya diikat
tali rapia .tali rapia nya terus di tarik sehingga kontol nya sudah sangat
merah dan kulit nya terkelupas kami segera melepas tali dari kontol nya
dan mengambi airpanas dan handuk yang di celupkan di air panas buat
membungkus kelamin nya dia berteriakkkk "...ampunnnnnnn!!!! jng siksa
kelaminku.."setelah di bungkus dia menjeritt karena sangat sakitt dan
akhir nya pingsan dan tampak mereka sangat lemas dan kontol adly masih di
biarkan di alat itu hingga esok tampak dia lemas dan kontol nya terus
menegang ..dan keesokan nya kami kembali menyiksa mereka kembali sekarang
giliran kontol wisnu yang di masukan ke alat pengocok otomatis"sementara
adly dan rezky kontol nya tampak sudah memerah dan kami menyuntik kontol
nya dgn obat perangsang supaya tetap menegang berat"aku langsung
menyuntikkan obat ke telor rizky dia menjerittt..ahhhhhrg.."lalu ke telor
nya adly dia juga kesakitann.dan setelah beberapa menit langsung mengeras
dan aku langsung mengulum dan mengocok nya lebih dari satu jam mereka
sangat kesakitan karena kontol nya sudah sangat sensitif karena terlalu
sering ejakulasi dan akhir nya pingsan selanjut nya wisnu kami lepas kan
dari alat dan setelah melihat sperma mereka telah terkumpul banyak kami
semua bersorakk, keesokan malam kami semua membebaskan mereka tampak alat
kelamin mereka kulit nya hampir terkelupas "kasihan burung burung kalian
untung masih bisa mengeluarkan sperma dan tidak impoten dan dari kalian
semua yg memiliki kontol yg paling besar adalah rezki aditya dan yg paling
kecil adalah adly fairuz hahahaha!" mereka diam dan pasrah dan jika kalian
macam macam kami akan menyebar fhoto dan video kalian !". kami memberi
mereka obat tidur dan meletak kan mereka ber 3 di semak semak yang sepi
dgn telanjang dan meletakkan baju mereka"setelah mereka sadar mereka
langsung mencari pakaian mereka dan langsung pergi mereka sangat
trauma"dan ketakutan sekali ..

Kontol Teman Sebangkuku

Hari ini ialah hari jumat, dimana pada hari ini kelasku lah yang
mendapatkan jatah olahraga pada jam pertama dan kedua. Namaku Randy, aku
lelaki berumur 18 tahun yang sekolah di sekolah swasta yang cukup terkenal
di sekolahku, aku terlahir dengan sebuah kenikmatan, aku memiliki tubuh
yang sexy dan atletis, dengan kulit putih, rambut skin, dan tak ada bulu
sedikitpun yang menyeruak di dalam tubuhku. Tak ketinggalan aku memiliki
kontol yang cukup panjang yaitu antara 15 cm sampai dengan 17 cm sehingga
membuat para gadis dan cowok yang menyaksikkan dan mencoba kontol ku pasti
langsung ketagihan.

Gue juga tak kalah dengan albert einstein, di sekolahku aku mulai dari
kelas X sampai XI selalu saja mendapat juara satu dan banyak penghargaaan
lomba cerdas cermat antar kota yang selalu aku ikuti dan aku lah yang
selalu menjadi juaranya. Selain di bidang akademis di bidang non akadamis
pun aku tak kalah saing, aku selalu jadi ketua team basket dan sepak bola
di sekolahku itu, seluruh cewek pun banyak pula yang naksir aku, namun
sayang sampai sekarang belum ada yang mampu menarik perhatianku, dan dari
sinilah ceritaku mendapat kenikmatan dari temanku bermula.

Aku di kelas selalu duduk bersama dengan seorang laki laki yang cukup aneh
menurutku. Ia pendiam dan tidak pernah bergaul dengan siapapun kecuali
aku. Curhatnya dia pun ke aku, bahkan karena hal itu menyebabkan teman –
temanku sering menjauhi anak ini, namanya Anggit ia seumuran denganku ia
tampan dengan rambut ikal dan badan yang indah karena seringnya fitnes
mungkin dan juga ia sangat baik kepadaku. Hari ini sampai pukul 11.00
sekolahku masih diguyur hujan deras, jam pulang pun berbunyi, satu persatu
temanku pun pulang, dan sekarang hanya tinggal aku dan Anggit saja yang
ada di kelas karena Anggit belum dijemput dan aku gak mau kebasahan karena
baju yang ku pakai hari ini masih akan ku pakai keesokan harinya. Aku pun
duduk menunggu sampai hujan reda, namun suatu hal ganjil menyeruak di
benakku, Anggit lelaki itu memandangku dan tersenyum manis dan kejadian
ini membuatku sedikit emosi.

"Anggit ngapain lo senyum senyum ,mandangin gue lagi wah gak bener nih"
kataku dengan sedikit menunjuk Anggit.

"Randy kamu tampan banget sih gimana caranya tuh"

"wah..wah… Ini makin gak bener nih laki" kataku lagi dan kali ini aku
sedikit curiga kepada Anggit.

"dy……. "katanya lembut dan tanganya pun memegang tanganku dan langsung
saja ku lempar tanganya dari tanganku.

"nggit sarap homo lo,hujan hujan begini , kamu malah gini wih nggak
nyangka aku" kataku dan aku pun pergi menjauh dari laki laki itu dan aku
pun nekat basah basah kena hujan pulang daripada nanti gue di apa-apa kan
ama tuh cowok. Wah tidak bisa…..!

Tubuhku kini sudah basah terkena air hujan, aku berjalan terus dan terus
berjalan menuju parkiran untuk mengambil motor satriaku yang aku parkir
disana, suasananya pun sepi karena semua sudah pulang maka aku pun
berlari. Aku segera mengambil kontak motor ku di saku, namun tiba – tiba
sesuatu terjadi. Aku melihat Anggit dengan cepat menghampiriku dan ia
mengeluarkan sapu tangan dan langsung menutupkanya di hidungku. Aku
mencoba melawan, namun sia – sia. Anggit terlalu kuat untuk aku lawan dan
aku sudah tak berdaya dengan bius yang ada di sapu tanganya aku pun
pingsan tak ingat apa apa lagi.

Sesaat kemudian aku mulai sadar dan kepalaku masih sedikit pusing aku tak
berdaya beberapa menit, dan aku mulai sadar dan kaget dengan keadaanku
sekarang. Aku sekarang berada di sebuah kamar, telanjang bulat terlentang,
tanpa sehelai kainpun, dengan tangan terikat di sebelah kanan dan kiriku,
serta kakiku yang terikat pada sebuah tali dari kain, aku tak bisa
bergerak sama sekali, dan kulihat ada seorang anak laki laki seusiaku
berdiri di sampingku. Ia hanya mengenakan handuk untuk menutupi kontolnya
dan aku yakin tak salah lagi dia ialah Anggit.

"nggit anjing lo muke lo setan apa yang loe lakuin ke gue cepat bebaskan
gue dasar maho lo manusia homo" aku berteriak teriak di depanya,i a tak
menggubrisku sama sekali.

" gue sayang kamu, lo gak bisa kah mencintaiku sebagaimana aku mencintai
kamu, tahukah kamu dy betapa hampanya aku tanpa dirimu". Aku pun kembali
berteriak.

"dasar bencong homosexs, anjing cepet lepasin gue, kalo tidak, awas kamu
bukan temanku lagi gue bersumpah".

Ia pun mendekati ku dan membuka handuk nya, nampak sekali di depanku
kontol berukuran besar namun agak pendek berwarna agak kehitam – hitaman
berdiri tepat di sampingku. Tangan anggit tiba – tiba saja membelai mesra
kontolnya sehingga kontolnya ngaceng berat, dan sungguh indah kelihatanya.
Tapi tidak untukku. Ia lalu menaiki kasur dan langsung duduk tepat di
perutku anjing, tangannya lalu memegang putingku dan memainkanya perlahan,
rasanya geli – geli nikmat tai. Aku mencoba melepaskan ikatan di tanganku
dan tubuhku pun menggeliat kenikmatan karena putingku di belai dan di
pegang mesra , Kepala anggit tiba tiba saja mendekat ke kepalaku.

"anjing apa yang lo lakuin tai babi" hinaku.

Tanpa mendengarkan ucapanku ia tiba tiba menciumku tepat di mulutku, aku
mencoba menolak namun sayang sekali aku tak kuasa. Aku hanya terdiam
pasrah, dan semakin lama ke anehan terjadi ciumanya ternyata membuatku
teranggsang. Kontol aku pun mulai ngaceng perlahan hingga ngaceng
sepenuhnya, aku pun tanpa sadar entah karena apa membalas ciuman dari
Anggit. Kami pun saling berciuman saling bertukar air liur. Bibirku pun
dilumat habis olehnya. Owh..yeah…. dan ia pun melepaskan ciumanya.

Kini aku bagai melayang, tak kuasa menahan semua ini. Kontolku pun semakin
ngaceng, ia bangkit dari perutku dan turun serta jongkok di lantai di
sebalah kasur, lalu mendekatiku. Ia menciumi leher ku perlahan. Enak dan
nikmat. kemudian ia turun hingga ke putingku dan tepat di bagian itu ia
sedikit menggigit putingku, lalu turun lagi, badanku pun sedikit
menggeliat tatkala perutku di jilatnya dan penuh dengan air liurnya.
Sampai akhirnya ia memegang kontolku dan menghisapnya. Hisep perlahan –
perlahan maju mundur nikmat sekali rasanya. Perlahan dan semakin cepat owh
nggit enak nggit owhhhh yeah nggit enak nggit owhhhhhhh yheah.

Ia semakin melahap habis kontolku dimaju mundurkan di mulutnya yang
seperti vagina itu owh yeahhhhhhh nancap enak nggit owhhhh. Ia semakin
membuatku membuka dan menutup mata karena kenikmatan. Kontolku pun semakin
bergetar, bergetar pelahan owh ywahhhhh ia semakin mempercepat
hisapannya,dan kontolku semakin bergetar kuat dan owhhhhhhhhh yeahhhhhh
owhhhh yeahhhhhhh owhhhhhhhhhhhhhhhh nikmat yeah oawhhhhhhhhhhhh
crotttt…..crot………. kontolku pun mengeluarkan seperma dan rasanya nikmat
sekali apalagi ini kali pertama ku kontolku di hisep dan di emut oleh
seorang cowok owhhhhhhh nggit nikmat nggit. Aku pun melemas aku tak
bertenaga sedikitpun.

Anggit pun membiarkan pejuh dan spermaku keluar di mulutnya, malah sempat
kulihat ia meminum sperma itu langsung di kontolku tanpa menumpahkan nya
sedikitpun di kasur atau di tubuhku. Lalu ia berdiri, ia kemudian membuka
tali yang ada di tangan dan kakiku. Aku sungguh kenikmatan sehingga tak
ingin rasanya aku untuk membalas dendam kepadanya.

Aku kini udah terburu dan nanggung ,aku akhirnya memberanikan diri.

" nggit aku pingin ngentot kamu"

"silahkan dy tubuhku semua buatkmu, kalau perlu nyawaku juga buat kamu"
kata Anggit.

Anggit pun gantian yang tidur tengkurap, lalu ia sedikit mengangkat
pantatnya. Aku segera mengocok kontolku agar kontolku semakin jreng dan
ngaceng semakin penuh.Akhirnya aku pun mengoles kontolku dengan minyak
telon yang di meja kamar anggit, yang sebelumnya sudah di siapkan oleh
anggit. Aku mengoles juga pantat atau silit anggit dengan minya telon
juga, dan perlahan aku memegang kontolku dengan kedua tanganku dan
memasukkan kontolku sedikit demi sedikit ke dalam pantat anggit.

Anggit menjerit ketika kontolku masuk namun ia diam dan mencoba menahan
sakitnya. Aku pun mulai menggenjot kontolku, owhhh yeahhhhh enak nggit
sumpah lubang kontol kamu ternyata masih perawan. Aku pun memajukan
memasukkan dan mengeluarkan kontolku dari silit anggit. Maju dan mundur

yeahhhh nggit enak nggit. Masuk…..Maju mundur maju mundur. Anggit pun
hanya merintih … owhhhhhhh yeahhhhhhhhh owhhhhhhhh enakkk dy kau bener
bener pangeranku. Aku pun menggenjot ia semakin cepat owhhhhhhh yeahhhhh.
Ia terlihat sangat kesakitan, tapi aku tak peduli, aku tetap memasukkan
kontolku dan memaju mundurkan kontolku rasa nikmat ini sungguh tak bisa
terbayangkan.

Owhhhhhhhhhhh clok clok clok Mmmmmmmmm yeahhhh mmmmmmmmmmm clok clok clok
suara kontolku masuk ke silit anggit membuatku semakin menggila, aku tak
tahu kalau ternyata selit atau pantat seorang laki laki itu seperti ini.
Buat para gay sungguh rugi kalau belum pernah merasakan pantat cowok.
Owhhhhhhhhh setelah beberapa saat Aku pun ganti posisi kini giliran aku
yang dalam pusisi duduk dan anggit yang memasukkan silitnya ke kontolku.
Aku goyangkan kontolku nikmat sekali sungguh tak bisa dibayangkan.

owhhhhhh Yeahhhhhhhhhhhh owhhhhhhhhhhhhhhhhh kontolku pun mulai bergetar
owhh sit Owhhhhhhhhhhh yeahhhhhhhhhhhhh uwhhhhhhhhhhhhhhhh yeah oewah owah
owahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh Crot crot
croooooooooooooooooooooooot….. Kontolku pun kembali mengeluarkan sperma
yang banyak dan kali ini tepat di silit anggit. Anggit pun demikian ia pun
mengeluarkan spermanya dan owhhhhhhhhhhhhhhhhh nikmat kedua silitnya
semakin mengapit kontol ku tatkala sperma anggit keluar. owhhhhhhhhhhhh……
Aku sungguh lemas sekali Tak tertahankan sama sekali.Bahkan hari itu
mungkin aku pulang agak sorean, karena aku masih kenikmatan di rumah
anggit.

Sejak saat itu hubungan ku dengan anggit sangat sinis aku benci sekali
sama dia. Hingga ia pun akhirnya pindah sekolah ke pulau bali. Tapi aku
tak bisa melupakan kejadian jumat sepulang sekolah ini. Dan biarlah ini
menjadi rahasiaku dan anggit.