Rabu, 06 Mei 2015

ML dengan ayah

Namaku sebut saja deh Nando, nama yang keren kan? Sekarang aku sedang
bingung akibat Papaku yang seksi itu loh, agaknya memang dia rada-rada
biseks gitulah, soalnya dia masih tidur sama Mama tetapi dia juga sering
mengajakku berfantasi "syurr" dengannya. Pekerjaanku setiap hari selalu
dan selalu merenungi nasib, duh pusing aku jadinya. Ini semua salah
siapa sebenarnya? aku tak tahu, apakah ini salah ayah tiriku ataukah
salah Mamaku yang selalu memgabaikan aku. Dan agaknya akhir-akhir ini
Mamaku selalu hanya akrab dengan Papaku, sebenarnya aku agak cemburu sih
kalau melihat mereka sedang berpelukan, berciuman, ah pokoknya membuat iri.

Seperti biasa aku selalu merenung, paling-paling aku hanya melamun
setiap hari di depan pintu atau seringkali aku surfing internet
teknologi yang satu ini memang membuatku tergodasetiap harinya aku
selalu melihat situs situs porno di dunia maya ini. Dan karena aku
tertarik iklan situs gay yang terkenal maka suatu hari aku subcribe.
Wah, isinya komplit semua. Dari yang Asia sampai yang selalu bikin
"horny" aku, yaitu cowok cowok bule.

Saat inii aku duduk di salah satu bangku sekolah di sekolah favorite
yang megah, tetapi itu tidak membuatku senang apalagi gembira, karena
Ayahku tercinta telah tiada. Mungkin juga akibat Papa kandungku telah
meninggal makanya dimulailah petualangan seruku di dunia gay yang panas ini.

Sampai suatu hari Mama memutuskan untuk menikah dengan seorang pria, aku
sungguh terkejut mendengarnya dan sekaligus tidak menerima akan hal ini.

"Ma, aku tidak setuju Mama menikah lagi, Mama udah lupa apa yah sama
Papa?" tanyaku.

"Kamu harus punya ayah nak, Mama sudah tak sanggup terus bersedih hati,"
Mama membalas kata kataku sambil memohon dengan tangan nya.

Aku bersikeras untuk tidak menanggapinya, oleh karena itu aku melakukan
aksi demo dengan cara diam alias tutup mulut sampai kira-kira beberapa
hari lamanya.

"Ma, sekali lagi aku mohon Ma, jangan lupakan ayah Ma!"

Agaknya kata-kataku tidak didengarnya.

Selang beberapa hari kemudian ketika aku pulang sekolah mataku
terbelalak ketika di meja dapur tergeletak secarik kertas undangan. Oh
tidak, ternyata itu adalah kartu undangan perkawian antara Mama dengan
seorang laki-laki bernama Andrew. Mataku berlinang air mata dan suaraku
mendadak terdiam seperti melihat hantu saja. Aku tidak bisa berkata
apa-apa. Begitu malam harinya Mama sepeerti biasa pulang kerja.

"Mah, Mama masih nekat yah? Yah sudah lah Nando nggak mau lagi ngomong
sama Mama lagi!"

"Terserah kamu Nan, Mama juga sudak capek mendengar rengekanmu."

Sejak hari itu aku tidak pernah bicara, tatap muka, ataupun sekedar
berpamitan sekolah. Pas hari perkawinan Mama, aku sengaja minggat ke
rumah nenek di Jakarta Barat. Berangkat sekolah pun aku juga berangkat
dari rumah nenek.

Karena aku sangat kangen ke rumah apalagi dengan komputer kesayanganku
itu, karena dengan komputer itu hobi-hobiku menyelusuri situs gay
terpenuhi. Kayaknya aku sedikit "mupeng" kalau tidak sedikit
melihat-lihat sesuatu yang berbau gay dan cowok-cowok seksi di internet.
Apalagi yang berbau bau cowok bule yang seksi. Karena sangat kangen
seminggu kemudian aku pulang ke rumahku yang nyaman. Hari sudah malam
tetapi Mama dan suaminya belum pulang juga dari kantornya.

Terdengar suara mobil, tetapi aku tidak menghiraukannya, apalagi
melihatnya, aku teruskan pekerjaan rutinku yaitu meng-update website-ku
tentang gay karena pekerjaan ini sangat mengasyikan, dan pekerjaan ini
rutin kulakukan setiap minggu, sambil update aku juga biasa berjelajah
ke situs gay lainnya. Sampai tiba-tiba pintu terketuk dengan pelannya,
"Nando kamu di dalam kamar yah?" Terdengar suara yang halus tapi seksi
seorang pria tetapi tidak kugubrisketukan itu dan belum kubukakan pintu
karena aku masih men-download picture gay.

Sesosok pria ganteng melangkah masuk ke ruanganku dengan suara
langkah-langkahnya yang cool-lah pokoknya. Kulihat dari monitor
komputerku yang memamtulkan cahaya lampu kamarku sesosok pria jantan
berbodi "hot" membuatku "horny", lalu disketku yang penuh dengan
foto-foto bugil itu kukeluarkan dari floppy-nya, yah isinya sudah bisa
ditebak, yaitu file gambarcowok bule yang lagi "naked". Maksudku adalah
inginku upload ke site-ku itu.

Tiba-tiba aku dipeluk seorang pria yang berbadan kekar dan berbau harum
parfum yang sangat membiusku, dari kemejanya yang sudah tipis itu
kulihat bahwa dia berbulu dada yang lebat, dan tiba-tiba sambil
menciumku, dia berkata,

"Jadi ini anak Papa yah? cakep juga yah."

"Teruskan bermain komputer biar pinter yah!"

"Biar pintar?"

"Papa ke kamar mandi kamu yah soalnya air panas di kamar mandi sebelah
sedang rusak."

Hah! mimpi apa aku semalam di rumah nenek? Papaku begitu ganteng,
gumamku. Sejenak aku melihat ke sekitar ruanganku. Hah! Papa sedang
mandi tak menutup pintunya, tetapi dia tetap santai tak menganggapku.
Badannya yang kekar berbulu dan yang penting lagi "barang ajaib"-nya
yang kata orang di bilang "kontol" dia usap-usap dengan sabun mandiku
yang ada di kamar mandi sekaligus kamar masturbasiku setiap hari, terang
saja batang kemaluannya itu bereaksi dengan cepat.

Oh my God! besar sekali sekitar 23 cm. Tampak dari kejauhan batang
kemaluannya yang berwarnaputih ke coklatan lalu dia selesai mandi,
dengan dibalut dengan handuk ku yang tipis, ia melangkah ke depanku
dengan PD-nya, karena wajar saja dengan bodinya yang hot itu semua orang
pasti tambah PD, padahal aku yang sedang download gay movie, datang dari
belakangku langsung memelukku.

"Hah, kamu ini sedang apa Nando?" tanyanya.

"Papa nggak percaya, kamu ternyata.."

Tapi entah kenapa dan bagaimana Papa ikut melihat film yang selesai
ku-download. Sungguh film yang hot membuatku terbakar dengan
fantasi-fantasi yang tersirat pada film itu. Tiba-tiba telingaku terasa
basah dan rasa-rasanya ada sebuah benda berdaging yang basah bergerak
membuatku tambah nafsu berat. Lalu Papaku dengan suara lembut nan
seksinya berkata,

"Sini kamu Papa ajarin, gini-gini Papa dulu juga pernah kayak kamu waktu
Papa sekolah."

Seperti pemerkosa, tiba-tiba Papaku memelukku dengan dadanya yang bikin
"horny", lalu diciumnya dan dikulumnya mulutku yang kata teman-temanku
"cute" ini. Oh suck, dia mengurut-urut batangannya. Dijilatinya bajuku,
wah padahal aku masih berpakaian lengkap loh! Daerah sekitar putingku
dijilati hingga baju kubasah oleh air liur nafsunya. Tangannya mulai
masuk ke bajuku dan membelai-belai dan menggesek-gesekkan tangannya ke
puting dadaku. Akibat tak sabar maka dia membuka perlahan bajuku,
celanaku. sampai tertinggal CD saja di kulitku.

"Nando ayo donk, gimana sih udah diajak Papa juga!"

"Papa kok.."

Aku terbelalak mendengar perkataannya yang mengejutkanku, ternyata di
balik badannya yangseksi itu ternyata dia pernah jadi gay waktu muda dulu.

"Udah nikmatin aja yah nak."

Dia langsung menyerangku, dia mencari-cari puting dadaku, lalu dia
menghisap dan menjilatinya, dan aku mengerang-ngerang tak tahan
merasakannya, segera dia meraba CD-ku yang sudak sesak dengan batangan
18 cm yang sudah tegang dari tadi dan kayaknya juga sudah dibanjiri
precum=ku yang bening. "Ah.. Ah.. terus Pah." Kuarahkan semua nafsu dan
darahku ke batang kemaluanku agar batang kemaluanku menjadi tegang dan
keras seperti ujung rudal. Dia makin menjadi-jadi dan akhirnya
menghisapku dengan kuat.

"Papa, Nando pengen punya Papa donk!" Dia mengangguk lalu kami berganti
posisi "69". Nikmatsekali rasanya, kujilati batangannya yang berbulu
lebat sekali, dengan sesekali kukocok lalu kuhisap lagi. Papaku
mengerang, "Arrgghh.." karena dia sudah tegang dengan kerasnya lalu
diaberkata, "Nando, Papa mau masukin kamu yah?" Langsung saja kemaluanku
dilumuri dengan ludahnyayang mengalir deras seperti liur serigala
kelaparan, dan tiba-tiba tangannya memainkan jarinya ke anusku agar
tidak sakit nantinya..

Selanjutnya sebuah batangan keras dan panjang juga tebal menembus anusku
"Ah.. Papa.." Rasasakit luar biasa meliputi tubuhku, tetapi Papa tidak
memperhatikan mimik mukaku yang sudah capai menahan batangannya yang
gajah itu. "Pah, Nando capek Pah." Dia terus bergerak maju mundur
menikmati anusku yang sudah mekar akibat batangannya. Kucoba dengan
menikmati goyangannya yang agak "Hardcore" itu, dan sesekali kukocok
kemaluanku. Sampai tiba-tiba keluar rasa nikmat yang tak tertahankan,
"Pah Nando mau keluar Pah," Tiba-tiba batanganku menegang keras sekali
dan "Crot.." batanganku tiba-tiba mengeluarkan cairan putih yang kental
sekali dan kuarahkan sangat banyak ke muka Papa. "Pap, Nando ada hadiah
nih, aargh.." Ah, rasanya seperti terbang ke awang-awang, "Nando kamu
ternyata jagu semprot yah," dia malah senang sekali kelihatannya.

Papa terus goyangkan badan sampai sesaat batangannya menegang tinggi
langsung gerakannya menjadi-jadi layaknya lokomotif kereta api dan
dicabut dari anusku "Ahh.. Crot.." batangannya mengeluarkan sperma yang
basah, dan ternyata dia membalasku. Dia membalasku dengan menembakannya
ke arahku tepat di wajahku.

"Ahh.. Nando Papa bener khan, Papa juga bisa."

"Iya Pap, mulai sekarang Nando jadi anak Papa deh."

Setelah itu kami saling berpelukan tanpa busana sedikit pun. Sesaat
setelah kami melepas lelah masing-masing kemudian aku menariknya kembali
untuk minta mengulanginya lagi. Kami dua kali melakukanya sampai
terkuras semua nafsu kami semua.Diawali dengan meminum obat berlabel
Viagra yang tersimpan di saku celana Papa. Seperti anjing kami melakukan
dengan terburu-buru mengingat waktu sudah menunjukan bahwa Mama sebentar
lagi pulang. Tetapi dengan nafsu yang makin membara dan membakar tubuh
kami. Papa melumuri diriku dengan "gel" yang hot habis deh pokoknya. Dan
dia melakukan hal yang sama dengan tubuhnya. Oh my god, "gel" ini
membuat badanya menjadi super "macho", dan tanpa adagan kulum mengulum
langsung saja dia memintaku menungging dengan posisi pantatku di depan
batang kemaluannya.

Setelah setengah jam bergerak maju mundur akhirnya kejadian paling hot
terjadi lagi."Ahhgg.. Crot.." batangannya meledak-ledak dengan peluru
cairnya yang hangat itu. Kami rasa nafsu kami benar-benar habis untuk
kali ini, Papa mengambil nafas lega. Oh, aku seperti di surga.

"Pap besok ajarin Nando lagi yah, abis gede banget sih."

"Iya deh."

Lalu Papa memelukku erat-erat. Sejak saat itu aku dekat dengan Papa.
Setiap hari kami melakukan hal itu karena kami sama-sama hiperseks. Kami
haus akan seks untuk setiap hari. Dan agaknya jadilah aku anak Papa
bukan anak Mama lagi, sampai sekarang aku masih terus diajari oleh
Papatanpa sepengetahuan Mama, dan kami jadi semakin dekat dan akrab. Oh
Papaku Andrew yang kusayang selamanya.

Sepertinya Papa kandungku sudah mengirim gantinya agar membuatku bahagia
dan tidak menderita seperti yang dikatakan orang lain, biasanya Papa
tiri adalah galak dan sadis. Tapi toh buktinya Papaku Andrew sangat
menyenangkan, baik hati dan sekali lagi, dia juga pasanganku yang
seksi.Mungkin bila Mamaku tahu aku akan di marahnya. Oops I did it again
Mom Sorry!

Senin, 16 Maret 2015

Dahsyatnya Guru Bahasa Inggris Ku

Ini adalah kisah nyata selama aku memasuki dunia hitam " Gay ".Entah
kenapa aku bisa memasuki dunia ini,aku tak ingin masuk dunia yang begitu
di benci orang orang normal ini.Berikut ini adalah sepenggalan kisah
hidup ku di dunia " Gay "
Sebut saja nama aku Fandi,salah satu mahasiswa di PTS ternama di Sumatra
Barat.Sekarang aku sudah memasuki semester 6.Aku tipikal anak yang
slengek an dan sedikit keras.Berawal dari sms nyasar,aku berkenalan
dengan salah seorang guru bahasa inggris yang bertugas di salah satu
sekolah di sumatra barat.
Sebut sajalah namanya pak Udin,entah apa maksud dan tujuan nya mengirim
sms nyasar pada ku,selidik punya selidik pak Udin mengaku mendapat no Hp
ku dari salah seorang teman nya.

" sedang dimana sekarang dek & lagi ngapaiin nih " suara pak Udin yang
agak berat terdengar dari dalam handphone ku.
" aku sedang di rumah pak " jawab ku dengan jujur.
" bisa kah kita bertemu sore ini di daerah xxx "
" jam berapa bapak mau jumpa dengan ku " jawab ku penasaran
" sore jam 4 adek bisa kah, bapak tunggu di daerah tabing ya " balas pak
udin lagi
" baik lah pak, jam 4 aku akan kesana " jawab ku dengan sebuah harapan
mesum dalam otak.

Trik² seperti itu sudah sangat melekat dalam otak ku.Trik yang hanya
sekedar menanya kabar dan kebaradaan.Aroma² niat mesum pak Udin sudah
bisa aku cium.Hanya mencium pak Udin yang belum sempat.Waktu yang di
tentukan pun semakin dekat,perlahan lahan ku arungi kota padang menuju
tempat kami akan bertemu nanti.Dan ini adalah kali pertamanya aku
berjumpa dengan pak Udin,walau hanya sebelum nya hanya bertegur sapa via
Sms dan Telpon.Sembari mengendarai motor,aku pun berkhayal bagai mana
paras pak Udin.Apakah dia ganteng,apakah badan nya berisi,apakah kontol
nya besar.Pertanyaan pertanyaan itu terlintas terus.

Ku raih handphone yang tadi nya ada disaku celana,sebuah sms masuk
dengan nama pak Udin." sudah sampai dimana dek " itu lah sepenggal
kalimat sms dari pak Udin." aku udah di depan stasiun kereta api tabing
pak ,bapak dimana " bls ku via sms.Lagi² nada sms dari pak Udin masuk "
bapak diseberang jalan,bapak pakai baju dinas & mengendarai motor Vario
warna hitam".Segera aku melesat ke sebrang jalan,kiri kanan kulihat tak
ada yang pakai baju dinas,5 menit ku cari ternyata beliau ada di dekat
pos jaga lantas.Wow ... sedikit kaget juga aku melihat perawakan pak
Udin,ku perkirakan beliau tinggi nya sekitar 170 an,dengan berat badan
70 Kg,badan yang tegap,tangan yang sedikit berotot kuhampiri beliau.

" Sudah lama nunggu nya dek " tanya pak Udin mengawali pembicaraan.
" Lumayan lah pak ... paling cuma 5 menit " seru ku
" yuk kita jalan ke tempat bapak,kita ngobrolnya di rumah aja ,sambil
ngeteh dan nonton TV aja " tawar pak Udin.
Lagi² otak mesum ku mulai bertanya² dan membayangkan sebuah adegan seks
dengan pak Udin,adegan yang akan kami lakukan nantinya.15 Menit berlalu
dan akhirnya sampai juga di rumah pak Udin,rumah yang begitu sederhana
dengan cat warna putih.
" mau minum apa dek Fandi nih,yang panas apa yang dingin,ato mo langsung
yang panas aja" canda pak Udin.
" yang dingin aja pak,yang panas nya ntar nyusul aja deh " tawa ku
dengan santai
Pak udin berlalu ke belakang setelah mendengar jawaban singkat
ku,sembari menunggu pak udin mengabil minuman,aku pun iseng² liat
koleksi film yang ada di rak² deket TV nya." Tak ada koleksi film Hot
sepertinya " bathin ku." sedang nyari apa dek,mau nonton film blue ya "
teguran pak udin mengagetkan ku." ni minum dulu,film nya nanti aja
menyusul ya " senyum pak udin.Dari balik lemari,pak udin merogoh sebuah
kantong kresek dan wow ... film blue,edisi gay nya." bapak mau mandi
dulu ya dek,kamu nonton aja dulu ya " kata pak udin sambil memutar
sebuah video hot untuk ku.

Adegan demi adegan di film hot itu membuat kontol ku semakin ngaceng dan
membakar gairah seks ku.dari belakng terdengar guyuran air,pertanda pak
udin sedang mandi.Entah apa yang dilakukan bapak itu,seakan akan lama
rasanya beliau mandi,karna tak tahan menunggu pak udin yang sedang
mandi.Aku berlalu dan menghampirinya yang sedang mandi,tapi niat itu
buru buru aku urung kan,karna nada dering handphone ku berbunyi." sedang
di mana fan " dari balik telpon terdengar suara yang tak aneh dikuping
ku." aku sedang bikin tugas kuliah,ada apa gung " balas ku pada teman
satu kampus ku yang super bawel." ntar kita kuliah,jangan lupa lu bawa
tugas persentasi,sekarang giliran kelompok nya kita " dia mengingatkan
ku pada kuliah hari ini dengan dosen killer." lu tunggu aja ntr
dikampus,tugas ok dan kita siap persentasi koq " jawab ku sambil matiin
handphone yang pertanda panggilan tlah usai.

" siapa yang telpon dek " dari balik pintu pak Udin muncul dengan handuk
nyang yang super mini,terlihat ada sebuah tonjolan di balik handuk itu.

" ohhh ... teman kuliah pak,nanti kita akan persentasi " jawab ku sambil
memandang tonjolan yang di balik handuk itu.

Pak udin pun mulai ikut menonton film yang tadi diputar nya,adegan
pertama telah usai pada film itu.Pada layar monitor Tv itu terlihat
sebuah adegan laki² sedang berciuman dengan pasangan nya.Ciuman yang
sangat panas hingga bikin kontol ku seakan² mau terjaga lagi.Masih
menggunakan handuk,perlahan lahan tonjolan dibalik handuk pak udin mulai
bergerak.

Sentuhan tangan pak udin tiba tiba mengarah pada tangan ku,pijitan
sederhana mengawali keheningan rumah itu,hanya adegan ciuman film blue
lah yang sedari tadi terdengar.

Entah itu sengaja ato tidak,aku sedikit menyenggol tonjolan pak udin,wow
... darah ku syur tanpa sengaja menyentuh tonjolan itu,dari tangan pak
udin pun beralih memijit kaki ku.5 menit adegan pijit memijit tu ku rasakan.

" boleh aku liat tonjolan yang di balik handuk tu pak " pinta ku dengan
malu.

" kenapa tidak ngomong dari tadi " lampu hijau ku dapatkan

tanpa basa basi aku buka sedikit handuk yang sedari tadi menutupi
tonjolan pak udin,sebuah kepala kontol sudah terlihat,perlahan lahan
kubelai dengan lembut nya,cuma butuh beberapa sentuhan kontol pak udin
sudah bangun dengan keras dan ada bebarapa urat urat yang bisa ku lihat
dari kontol pak udin yang begitu tegang.pak udin dengan badan yang tegap
dan berurat ternyata mempunyai kontol yang begitu mempesona dan sangat
besar,aku tidak bisa memperkirakan berapa diameternya dan berapa panjang
nya.

Tapi para kaum gay akan terpesona dengan kontol nya pak udin yang begitu
wah dan urat² kontol yang kelihatan.Gay mana yang tak akan takjub
menlihat ke besaran kontol nya pak udin.

Kembali ke cerita mesum ku.

Belaiian demi belaiaan ku berikan pada kontol pak udin,sentuhan ku pun
beralih ke buah zakarnya pak udin yang masih wah,dengan kantung zakar
yang masih banyak menyimpan sperma.Pak udin pun mulai mendaratkan ciuman
nya di bibir ku,ciuman yang panas seperti adegan film gay tadi,sementara
tangan ku tak mau melepaskan pusaka pak udin yang sedari tadi mengeras
dan besar.

Dari ciuman di bibir,pak udin pun mulai menjilati puting susu ku ...
Aaahhhhhh ... Shhhhh ... Ahhhh erang ku.Jilatan pak udin membuat ku
kejang.Ahhhh ... Ohhh ... nikmat nya pak ... terus pak ... Ahhhh
,semakin aku mendesah,semakin pak udin memaikan lidah nya di seputar
puting ku.Jilatan pun semakin kebawah,semakin pak udin menjilatti
sebatang dada ku,semakin nikmat juga rasanya.Tangan Pak Udin pun sudah
beralih meremas remas kontol ku yang sedari tadi ngacek nya." dibuka aja
celana nya Fan,bapak mau liat juga kontol mu" Pak udin pun mulai menarik
paksa celana berikut daleman ku." besar juga ya kontol mu fan,wow ...
kepala kontol nya runcing lagi,pasti cepat juga putus perawan orang sama
kamu " aku pun hanya bisa tersenyum mendengar pujian pak udin.

Pak Udin sudah mulai memainkan lidah nya di seputar kepala kontol
ko,sentuhan lidah pak udin membuat ku terpaksa mendesah lagi " Ahhhh ...
Ohhhh ... Batang nya dijilat juga pak ... Ahhhh " desah ku

kontol ku pun amblas semua nya masuk ke dalam mulut pak udin," nikmat
juga kontol mu dek " aku hanya bisa tersenyum dan mendesah sambil
menahan nikmatnya emutan pak udin.Tak Kuat menahan hasrat,aku pun
mencoba meraih kembali kontol nya pak udin,dan mencoba memakai gaya
69,kontol pak udin yang besar tak bisa semua nya muat dalam
muluntku.Ahhhh ... Oughhhh ... oughhhhh ... oughhhh rintihan pak udin
membuat ku semakin terpaju untuk menikmati kontol pak udin yang wah.Pak
udin pun tak mau kalah,dimainkan nya lidah nya di seputar lubang anus
ku,sebuah kenikmatan dari jilatan pak udin kurasakan lagi,Ahhh ... Shhhh
Ahhh ... Terus Pak ... Ahhhh Enak Pak ... Ahhhh.

Pak Udin semakin gila menjilati ku,awal nya hanya disekeliling lubang
anus saja,kini beliau sudah memainkan lidah nya di dalam lubang anus
ku,nikmatnya surga dunia kurasakan dari permaiianan lidahnya pak
agus,Ahhhhh ... Ahhhh ... Ahhh ... Enak dek, Ahhh ... Ahhh masukin bapak
dek,coba masukin bapak dengan kontol mu dek cercan pak agus membuat aku
mendapatkan apa yang slama ini aku simpan.Pak Udin mulai menyodorkan
bokong nya pada ku,sedikit air ludah ku semburkan pada lubang anus nya
pak udin,perlaahan lahan ku coba masukin lubang nya pak Udin, Ahhhhh ...
Shhhh pelan pelan dong dek,bapak sudah lama tak merasakan di entot dek"
cerca pak udin.Perlahan lahan ku coba memasukan kontol ku lagi pada
lubang nya pak agus.

Ahhhhh ... Oughhhhh Pak Udin merintih,dan blas ... semua batang
kejantanan ku sudah masuk ke dalam lubang nikmatnya pak agus,pelan pelan
mulai ku enjot lubang nikmatnnya pak Udin.

"Ahhh ... Enak dek ... oughhh genjot terus sayang,berikan papa
kenikmatan dari kontol mu sayang" what ... papa,gila ni om² di entot aja
bilang papa,pa lagi kalo udah di goyang kuat² bisa papa berubah jadi
mama kali ya bathin ku." goyang dek ... oughhh ... ahhh .. nikmat nya
dek ... oughhh shhhh ahhhh .. ahhh genjot terus sayang " cerca pak Udin
tak henti nya.

" enak pa ... aku keluarin di dalam apa diluar pa ... Ahhh ... Ahhh ...
" cerca ku

" tembakin di dada papa aja sayang ... oughhh "

rintihan demi rintihan pun semakin membuat goyangan ku semakin kencang

" ahhhh ... aku mau keluar pa ... aku mau keluar " erang ku

" keluarkan di dada papa sayang "

sebelum pejuh ku keluar,kutarik dari lobang kenikmatan pak udin yang
sempit tadi dan " crooot ... croot ... Ahhhh ... Oughhhhh " aku pun
kejang.Semua pejuh ku tumpah di atas dada nya pak Udin,peluh pun menetes
didada pak Udin.

" Sekarang gantian ya sayang,papa juga mau coba entot kamu" pinta pak Udin

aku pun sudah dalam posisi siap di tembak,tak terbayang bagai mana
rasanya tertusuk kontol gedek.

" Pelan pelan ya pak " pinta ku

pak udin meraih gel pelicin dari balik tas kerjanya.

Perlahan lahan kontol pak udin pun mencoba memasuki lubang anus
ku,Ahhhhh ... erangku menahan rasa perih." Sakit sayang " tanya pak
Udin."pelan pelan pak " pinta ku lagi.kembali pak udin mencoba menerobos
pertahanan lubang anus ku.dan Blasss .. tembus juga deh,pak udin pun
mulai mengoyang kontolnya yg sudah menembus pertahanan ku.

Dan .. Oughhh ... Ahhh ... Goyang Pak ... Enak pak ... Ahhhh ... Ahhhh
... Cerca ku sembari menahan antara sakit dan nikmat.

dek ... pantat mu sempit juga ya,Oughhhh ... puas papa rasa nya saang
ahhhh .... pak udin masih ngelantur sambil terus genjot aku

Aghhhh ... papa sayang kamu dek,ahhh papa mau keluar sayang

papa mau keluar ... crooot ... crooot ... ahhhhhh ... ahhhhh ... shhhh
ahhhh pak udin pun kejang² disaat keluarnya sang sperma ke dalam dubur ku

sebuah air terasa hangat keluar dari anus ku.

kami pun tertidur beberapa menit

sebuah kenikmatan surga dunia sudah ku dapat dari pak udin

sampai saat ini,aku dan pak udin masih melakukan kenikmatan surga dunia ini

dan kemaren disaat kota padang di guyur hujan,aku melakukan lagi
nikmatnya kontol pak udin yangbegitu besar dan masih merasakan sempitnya
lubang anus nya pak udin

cerita ini ku tulis sebagai dari bentuk kisah hidup ku di dunia " gay "
& tunggu cerita berikutnya Love U Pak Udin Guru Bhasa Inggris

Senin, 16 Februari 2015

SETELAH PERANG

"Memang kadang dunia ini sepi dan kadang dunia ini ramai. Entah ramai
kebahagiaan ramai kejahatan atau sepi dengan kasih sayang."

Setelah perang dunia ke-3 Aku dan kakakku berkelana menuju Negara
matahari terbit. Sedangkan Negaraku sedang kacau balau. Ribuan jiwa
melayang di mana - mana. Perekonomian hancur. Peradaban manusia hampir
punah. Aku dan kakakku berjalan menuju Jepang hanya bermodal nekat. Aku
sudah mengalami banyak sekali kesedihan. Mulai dari ayah yang di bunuh
oleh orang tak di kenal, Ibuku yang melakukan bunuh diri, dan adikku
yang mati terkena peluru di kepalanya, saat aku, dia dan kakakku
berusaha kabur dari penyegrapan di rumah kami. Dan keluarga yang aku
miliki saat ini hanya seorang kakak yang begitu tegar. Dia menerima
segalanya. Memang kakakku tidak mempercayai agama, tetapi aku percaya
pada kakakku bahwa dia sedang tersesat.

Dua minggu setelah perang dunia ketiga, aku sampai di Negara gajah
putih. Disana semua orang murung, para pemerintah setempat dan beberapa
tenaga sukarela membantu menguburkan ribuan mayat. Aku dan kakakku
membantu negara itu. Dan saat malam hari aku dan kakakku melanjutkan
perjalanan. Aku mulai lelah dan aku meminta kakakku untuk istirahat
sejenak di sebuah rumah yang setengah hanjur. Aku dan kakakku
beristirahat di sana. Kakakku pamit ke aku untuk mencari makanan dan
minuman. Selang beberapa menit aku menemui kakakku sedang membawa
beberapa sepotong roti dan 2 buah botol air mineral. Aku dan kakakku
memakan dan meminumnya. Aku mulai tertidur dan kakakku juga sudah
terlelap saat itu.

Pagi - pagi sekali aku dan kakakku bangun dan melanjutkan perjalanan.
Saat di tengah perjalannan tepatnya di tengah - tengah hutan ada empat
orang tentara dari negara paman sam yang sedang melakukan hubungan
sexual. Aku dan kakakku begitu kaget, sehingga membuat mereka terkejut.
Namun bukannya malu, tentara itu malah tetap melanjutkannya. Tubuh
mereka begitu sexy dengan masih memakai baju tentara yang setengah
terbuka, dia memaju mundurkan tubuhnya. Kontolnya begitu besar. Aku
hanya melamun saja karena pemandangan indah yang belum aku lihat secara
langsung. Jujur aku memang seorang Gay namun aku belum pernah melihat
kejadian seperti itu secara live. Kontolku ngaceng berat, entah mengapa
kaki ini begitu susah di kontrol hinggga membuat aku menuju ke 4 tentara
itu.

Aku berlutut kepada seseorang tentara dan melumat kontolnya yang begitu
besar dan panjang. Aku Lumat kontolnya dengan liar, sehingga membuat dia
mengerang keenakan. Aku sudah tidak peduli lagi dengan kakakku. Saat aku
sedang lumat kontol itu, aku di tarik dengan kuat oleh seseorang. Aku
lihat ternyata adalah kakakku. Dia menyuruhku untuk cepat lari, namun
aku tolak dan aku melanjutkan melumat kontol tentara itu. Tidak tau
kenapa aku begitu hangat dari belakang. Aku sangat begitu nyaman sekali.
Karena terlalu nyaman aku melepas kontol tentara itu dari mulutku. Aku
terjatuh di dada seseorang yang ternyata adalah kakakku. Aku memandangi
wajahnya yang tampan, Bibirnya yang sexy, hidungnya yang mancung,
matanya yang begitu indah. Aku memejamkan mataku dan "Kisssss" ciuman
pertamaku. Kakakku mulai menjulurkan lidahnya ke dalam mulutku. Aku
sedot - sedot lidah kakakku dengan lembut, membuat sensasi tersendiri
dalam posisi seperti itu. Tangan kakakku mulai melepas kaosku dan
membuka celana jeans yang sudah kotor. Dia remas kontolku yang masih di
dalam CD, aku hanya menikmati saja dengan service kakakku ini. Aku
berbalik arah, karena aku sudah nafsu sejak melihat adegan sex para 4
tentara, aku langsung menuju selangkangannya dan membuka celananya
beserta CDnya. "Wow" kontolnya sama dengan para tentara amerika itu, aku
begitu takjub dengan kakakku ini. Yang usiannya baru 19 tahun sudah
memiliki kontol dengan panjang 22 cm dan diameter 3,5 cm. Aku jilat
ujung kontolnya, aku klik - klik lubang kencingnya. Karena gak tahan aku
emut kontolnya namun bibirku hanya berhenti di antara kepala kontolnya
dan batangnya. Aku jilati daerah itu membuat abangku ini teriak tidak
karuan. Aku sedot terus sampai aku merasakan precum kakakku keluar
dengan banyak.

Aku lepas emutan superku dan aku lepas seluruh celana jeansku. Aku
posisikan kontol abangku ini di lubangku yang masih perjaka. Aku coba
menuruninya namun masih belum berhasil. Karena aku kesel gak masuk -
masuk aku hentakan dengan keras "AHHHHHH" teriakk begitu kencang sampai
menggema di hutan ini. Para tentara amerika itu kaget dengan teriakanku
yang begitu tiba - tiba. Namun keadaan kembali normal, para tentara
amerika itu melanjutkan hubungan sexnya Cowok dengan badge namanya
bernama George di fuck oleh dua kontol besar di anusnya. dia begitu
menikmati kontol itu menggesek - gesek dinding anusnya. Karena tersisa
tentara satunya dia menuju ke aku dan kakakku. Dia menyondorkan
kontolnya ke dalam mulut kakakku. Aku juga sudah beradaptasi dengan
kontol yang berada dalam anusku ini. Aku mulai menggerakan bokongku ini.
Aku lihat kakakku begitu lahap menjilat dan melumat kontol tentara
Amerika itu. Aku gak mau kalau sama kakakku yang liar. Aku juga
mempercepat gerakanku. Saat di tengah - tengah aku menggerakan pantatku,
aku melihat tentara yang di lumat kontolnya oleh kakakku ekspresi
mukanya memerah dan matanya memejamkan dan dia menggigit bibir bawahnya.
Aku tau dengan tanda ekspresi muka itu. Kakakku gak mau meninggalkan
jejak sedikit pun oleh air mani dari tentara itu. "AHHH Fuck!!!!" aku
begitu kaget Karena George sedang orgasme dengan begitu kuat. Dan aku
melihat di anusnya ada lelehan peju yang amat banyak. Kakakku melihat
wajahku. Dia mendekatkan bibirnya ke wajahku, dia menjilati bibirku
layaknya sebuah es krim. Aku menikmatinya. Aku buka mulutku dan aku
sedot kuat - kuat lidah kakakku. Dia begitu menikmatinya, begitu juga
dengan aku. Tangan kakakku menuju ke anusku. Ternyata dia berusaha
memasukan jari - jemarinya kedalam anusku yang penuh dengan kontolnya.
Aku begitu kaget. Segera aku mengetatkan otot - otot yang berada di
anusku. "CROOOTTT" Aku menumpahkan pejuhku ke perut kakakku yang six
pack. Dan aku juga merasa Anusku hangat dan basah. Aku begitu capek
hingga kita semua tertidur lelap.